Inilah 5 Ide dan Peluang Usaha Menarik di Era Industri 4.0

  • by
ide dan peluang usaha

Sekarang ini Indonesia telah memasuki era revolusi industri 4.0. Berbagai teknologi sudah mulai diterapkan di berbagai lini, ini menandakan dimulainya era industri 4.0. Ide dan peluang usaha baru yang berhubungan dengan teknologi diperkirakan akan semakin banyak.

Industri 4.0 sendiri adalah penggabungan antara teknologi fisik, digital dan biologis yang akan mengubah cara hidup manusia. Ini akan berlangsug selama abad 21 dan akan membangun lebih luas ketersediaan teknologi digital daripada era industri 3.0 sebelumnya.

ide dan peluang usaha

Beberapa inovasi di Industri 4.0 diantaranya Internet Of Things (IoT), Big Data, percetakan 3D, Artificial Intelegence, kendaraan tanpa pengemudi, robot, dan mesin pintar.

Salah satu hal terbesar dalam revolusi industri 4.0 adalah Internet Of Things (IoT). Internet Of Things (IoT) memiliki kemampuan dalam menghubungkan mesin, perangkat, sensor dan manusia melalui jaringan internet.

Contoh Penerapan Industri 4.0

Contoh dekatnya dulu ketika akan mentransfer uang harus melalui ATM atau teller Bank, namun saat ini bisa melakukan transfer kapan dan dimana saja selama terhubung jaringan internet. Hanya dengan aplikasi mobile kita bisa mengontrol aktifitas keuangan kita kapan dan dimanapun.

Revolusi industri 4.0 akan membuat perubahan yang sistematis di banyak sektor dan aspek kehidupan manusia. Dampak listas sektor yang ditimbulkan menjadi penting daripada kemampuan yang mereka wakili.

Menurup Forbes yang dikutip kompas.com industri 4.0 ini mengoptimalkan komputerisasi industri sebelumya yakni industri 3.0. Ketika komputerisasi diperkenalkan di industri 3.0 maka akan mengubah cara kerja lama.

Dikutip dari kompas.com Indonesia berkomitmen menerapkan industri 4.0 untuk membangun industri manufaktur yang berdaya saing global. Presiden pada April 2018 meluncurkan “Making Indonesia 4.0” yang bertujuan membangun kembali perindustrian ke era industri 4.0 dan merevitalisasi industri nasional secara menyeluruh.

Kementerian perindustrian telah menetapkan lima sektor manufaktir yang diprioritas pengembangannya, yakni industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik, serta kimia. Ide dan peluang usaha sangat menarik di lima sektor tersebut.

Banyak dampak yang ditimbulkan dengan dimulainya industri 4.0, seperti banyak pekerjaan kovesional yang digantikan robot, ritel atau gerai offline yang tutup dimana-mana, semakin banyak muncul perusahaan rintasan (startup), dan lain-lain.

Diprediksi bahwa selama empat tahun kedepan akan ada 75 jenis pekerjaan yang hilang dan sebagai gantinya 133 pekerjaan baru akan muncul sebagai dampak perkembangan teknologi.

Para pekerja harus bisa dan siap beradaptasi terhadap perubahan yang dibawa industri 4.0.  Pekerja wajib memiliki kemampuan dan skill yang tidak bisa dagantikan dengan robot maupun mesin.

Kemampuan yang yang wajib dimiliki seperti pemecahan masalah, management manusia, kreatifitas, kerja sama tim, pengambilan keputusan, negoisasi, dan soft skill lainya.

Ide dan peluang usaha menjadi sangat terbuka lebar dengan memanfaatkan teknologi dan informasi. Berikut adalah 5 ide dan peluang usaha di era revolusi industri 4.0 yang harus ketahui dan mungkin anda lakukan.

5 Ide dan Peluang Usaha di Era Industri 4.0

ide dan peluang usaha

Berikut 5 ide dan peluang usaha yang ditawarkan di era industri 4.0. Anda bisa membacanya dan kemudian jika berminat bisa mulai mendirikan usaha impian anda.

1. Mendirikan Perusahan Rintisan (Startup)

Startup adalah suatu usaha bisnis yang baru dikembangkan atau belum lama beroperasi makanya disebut perusahaan rintisan, namun usaha ini lebih identik kepada bisnis yang berhubungan dengan teknologi, web, internet, dan sejenisnya. Bisnis startup mulai berkembang pada tahun 2000.

Startup bekerja dengan cara mencari suatu permasalahan dalam kehidupan masyarakat yang juga digunakan sebagai ide dan peluang usaha. Kemudian menemukan serta memberikan solusi pemecahan masalah kepada masyarakat.

ide dan peluang usaha

Bedasarkan data yang dikutip dari id.techinasia.com secara umun startup memiliki karakteristik sebagai berikut.

  • Usia perusahaan kurang dari 3 tahun
  • Jumlah pegawai kurang dari 20 orang
  • Pendapatan kurang dari $ 100.000/tahun
  • Masih dalam tahap berkembang
  • Umumnya beroperasi dalam bidang teknologi
  • Produk yang dibuat berupa aplikasi dalam bentuk digital
  • Biasanya beroperasi melalui website

Di Indonesia sendiri perkembangan startup berkembang dengan cepat. Banyak startup baru bermunculan di berbagai sektor, mulai dari e-commerce, pengembangan aplikasi dan game, jasa, finansial (fintech) dam masih banyak lagi.

Contoh startup di Indonesia yang sudah sukses terkenal adalah Gojek, Tokopedia, Kredivo, Traveloka, Akulaku, Ilotte, Pundi X, OnlinePajak, dan banyak startup lainya. Startup-startup tersebut bisa dijadikan inspirasi ide dan peluang usaha dalam mulai membangun startup.

Sektor yang menarik dan menjanjikan untuk mendirikan startup adalah industri makanan dan minuman, elektronik, kimia, otomotif, serta tekstil dan produk tekstil.

Sektor-sektor tersebut mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Pemeritah mendorong para pelaku bisnis untuk mengembangkan startup di lima sektor tersebut. Ini juga akan memungkinkan kita mendapat bantuan dari pemerintah dalam mendirikan dan mengembangkan startup.

Tidak kalah menarik adalah sektor fintech (teknologi finansial). Startup fintech terutama dalam kategori pinjam-meminjam terus mengalami perkembangan signifikan. berdasarkan laporan OJK, startup fintech dalam meyalurkan dana pinjaman terus megalami peningkatan di seluruh wilayah Indonesia.

2. Ide dan Peluang Usaha Jual Beli Online

Jual beli online bisa menjadi ide dan peluang usaha yang bisa dilakukan dan era industri 4.0 ini. Di era industri 4.0 usaha jual beli online semakin menjanjikan. Promosi produk tidak lagi harus menggunakan media mainstream seperti baliho dan sejenisnya.

Juga biaya operasional bisa ditekan seminimal mungkin tapi tetap efisian, itu membuat bisnis jual beli semakin besar di era revolusi industri 4.0. Cara pembayaran pun semakin mudah dan bayak pilihan, tidak harus pergi keluar rumah utuk membayarnya.

Pelanggan bisa memilh sendiri cara pembayan yang diinginkan seperti  Cash on Delivery, virtual account, transfer hingga memanfaatkan perusahaan fintech yang juga mempunyai andil besar bagi berkembangnya bisnis jual beli online.

Di Indonesia sendiri banyak marketplace besar seperti Tokopedia dan Bukalapak yang merupakan karya anak negeri sendir, selain itu banyak marketplace lainya. Anda bisa memanfaatkan marketpalce tersebut untuk bisnis jual beli online

Marketplace tersebut bisa menampung produk anda walaupun masih memulai usaha. Anda tidak perlu mengeluarkan biaya promosi yang besar dan dapat dialokasikan ke biaya operasional lainnya.

Selain itu bisnis jual beli online juga tidak memerlukan tempat yang besar yang anda memiliki produk, maka biaya sewa tempat pun tidak ada, sehingga keuntungan anda akan semakin maksimal.

3. Online Marketing

internet marketing, technology and advertising concept. Chart with keywords and icons on white background

Ide dan peluang usaha selanjutnya yang tidak kalah menarik dan menjanjikan di era industri 4.0 yaitu online marketing. Seiring berubah dan berkembangnya industri maka cara pemasarannya pun mau tidak mau harus berubah dari cara-cara konvesional ke arah digital.

Online marketing sudah dianggap bagitu penting dan krusial dam sebuah pemasaran bisnis. Kekuatan internet memberikan peluang dan potensi yang begitu luas kepada calon konsumen. Pembisnis bisa dengan mudah memasarkan produk mereaka dan calon konsumen pun dengan mudah mendapatkan informasinya.

Dengan peluang membuat kesempatan membuat usaha marketing online sangat terbuka lebar dan begitu menyakinkan. Apalagi banyak perusahaan-perusahaan berlomba membuat strategi pemasaran produk mereka. Kita bisa memulai dengan bekerjasama dengan sebuah perusaan untuk memasarkan produk mereka.

Jika suatu usaha online memiliki visibilitas yang baik di internet, calon konsumen akan dengan mudah menemukan informasi produk perusaaan, meningkatkan kepercayaan pelanggan, dan memudahkan komunikasi.

Google  memiliki layanan Google Mybusiness. Dengan layanan ini usaha/bisnis online akan dimunculkan di Google Map, sehingga calon konsumen dapat dengan mudah menemukan tempat atau alamat bisnis tersebut.

4. On-Demand Service

Ide dan peluang usaha selanjutnya adalah on demand service. Layanan on demand service pada dasarnya adalah layanan jasa yang diberikan setelah ada permintaan dari konsumen. di Indonesia contohnya Gojek dan Grab beserta semua produk layananya.

Masih banyak sektor yang bisa dikembangkan misalnya housekepping, cuci motor dan mobil, baby sister, dan lainya. Sebenarnya banyak sektor yang bisa anda temukan peluangnya, yang memiliki pasar yang luas dan berhubungan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Namun diluar ide dan peluang usaha on demand service, memulai bisnis dengan sistem on demand service tidaklah mudah. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dan dijaga agar pelayanan yang diberikan bisa secara maksimal.

Berikut adalah beberapa aspek yang harus diperhatikan, berdasarkan ulasan dari Early Stage Investor di Index Ventures, Martin Mignot.

1. Waktu Penting dalam usaha Berkonsep On Demand

Optimalisasi waktu merupakan langkah yang penting jika usaha anda menganut sistem dengan on demand. Usahakan untuk menghitung dan mengukur waktu secara tepat dan detail. Bergerak berdasarkan permintaan konsumen tentu berbeda dengan sistem usaha konvesional biasa.

2. Tingkat Kepentingan Produk

Ketika kita memilih usaha atau bisnis yang berkonsen on demand, kita harus tahu pasti bahwa produk atau layanan yang kita tawarkan benar-benar dibutuhkan oleh konsumen dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagai contoh layanan pesan makanan online, tentu semua orang membutuhkan makanan yang siap makan ketika mereka sibuk.

3. Kemudahan Akses Layanan

Dalam sistem on demand produk atau layanan akan dikombinasikan dengan aplikasi dalam bentuk web maupun mobile, namun yang terakhir lebih populer dan prkatis. Yang perlu diingat adalah bahwa konsumen menginginkan sebuah layanan yang mudah digunakan.

Aplikasi yang praktis, cepat dipelajari dan gampang digunakan akan menjadikan konsumen nyaman dan akan selalu menggunakan produk/layanan kita. Menawarkan fitur yang beragam memang baik, namun jangan sampai mengganggu konsumen yang justru akan meninggalkan produk dan layanan kita.

4. Menyelaraskan Kualitas Layanan dan Keberlangsungan Usaha

Ada beberapa kasus usaha yang berkonsep on demand walaupun memiliki kualitas layanan yang cukup baik namun akhirnya tidak bisa bertahan dan gulung tikar karena merekan tidak bisa mempertahankan keuangan bisnis dan tak kunjung mendapatkan keuntungan.

Inilah permasalahan yang sering dihadapi usaha bisnis semacam ini. Solusinya adalah dengan terus konsisten mejaga loyalitas pelanggan ditambah dengan terus mencari investor yang banyak. Menyakinkan investor tidak mudah namun dengan adanya loyalitas pelanggan hal akan mudah dilakukan.

Selanjutnya setelah usaha atau bisnis sudah berjalan stabil, baru kita menyediakan promo ataupun beragam diskon yang sudah diterapkan sebelumnya. Kita tidak perlu kawatir akan kehilangan pelangan karena loyalitas konsumen kita pegang.

5. Cloud Hosting

Ide dan peluang usaha di era industri 4.0 selanjutnya adalah cloud hosting. Cloud adalah sebuah penyimpanan data di beberapa server, koneksi internet diperluan untuk menyimpan dan mengakses data dari server.

Sekarang kebanyakan orang sudah menggunakan layanan cloud walaupunada yang tidak sadar kalau itu adalah cloud. Layanan cloud seperti Google Drive, OneDrive, dan Dropbox.

Dengan semakin pentingnya peran teknologi di era industri 4.0 dalam kehidupan baik secara personal maupun usaha propesional, kebutuhan akan penyimpanan data akan semakin besar. Penyimpanan icloud adalah solusi untuk permasalahan tersebut, selain menyediakan ruang yang besar juga mudah diakses.

Layanan cloud sangat sering digunakan dalam industri saat ini. Itu sebabnya cloud hosting wajib dimiliki /digunakan para pelaku bisnis di era industri 4.0, karena sangat berkaitan erat dengan dunia industri dan proses bisnis. Ide dan peluang usaha yang bagus bukan?.

Layanan cloud ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan penyimpanan memori fisik konvesional, diantaranta

  • Data dapat di akses menggunakan perangkat kapan dan dimanapun, asalkan terhubung dengan jaringan internet.
  • Bisa berbagi data di server dengan cepat dan mudah ke pihak lain.
  • Keamanan dan keutuhan data terjamin

Itulah 5 ide dan peluang usaha di era industri 4.0 yang bisa anda mulai kerjakan. Sebenarnya masih banyak ide bisnis lainya, anda bisa menemukan ide dan menciptakan peluang usaha yang sesuai passion anda.

Dampak Revolusi Industri 4.0 di Indonesia

ide dan peluang usaha

Sekarang kita berada dalam ambang revolusi yang secara fundamental mengubah cara hidup manusia seperti cara bekerja dan berhubungan antara sesama. Perkemangan akan terus terjadi dan sulit diprediksi.

Revolusi idustri 4.0 menekankan konsep digital dalam pemenuhan kebutuhan perekonomian dan idustri. Industri 4.0 akan membawa perubahan banyak yang semakin komplek dan efesien. Dampak yang ditimbulkan akan sangat signifikan seperti berkurangnya pekerja manusia karena digantikan oleh robot atau mesin.

Dengan dampak yang ditimbulkan, maka dengan menemukan ide dan peluang usaha baru di era industri 4.0 ini akan mampu membuat kita bertahan dan terus berkembang. Berikut beberapa dampak lain dari revolusi industri 4.0

1. Mesin Menggantikan Orang

Penggunaan mesin dalam industri sudah mulai digunakan  pada masa industri sebelumnya. Namun dalam revolusi imdustri 4.0 peggunaan mesin sudah terkomputerisasi dan tidak banyak menggunakan campur tangan manusia.

Komputerisasi industri membuat usaha produksi semakin cepat dan efisien, itulah mengapa para produsen lebih memilih menggunakan mesin terkomputerisasi  dari pada manusia. Akibatnya semakin banyak pekerja yang kehilangan pekerjaanya tergantikan mesin.

Penggunaan mesin sudah digunakan awal revolusi industri. Di era industri 4.0 ini mesin dikombinasikan dengan sistem digital atau disebut komputerisasi. Penggunaan komputerisasi mesin akan menciptakan efisiensi waktu dalam menghasilkan produk.ide dan peluang usaha.

2. Orang Banyak Tinggal di Kota

Pola kehidupan masyarakat akan berupah, dulu masih banyak masyarakat yang tinggal di perdesaan dengan melakukan pekerjaan rumah. Setelah datang revolusi industri, masyarakat banyak memilih untuk pergi ke kota.

Karena hampirr semua barang diproduksi di prabrik secara masal menggunakan mesin.Tidak hanya pinda kota , beberapa orang akan pindah ke daerah lain karena beberapa faktor seperti mendapatkan upah yang lebih tinggi dan pelayanan yang didapatkan lebih baik.

3. Data Menjadi Sangat Penting

Dalam industri 4.0 data apapun sangat penting, terutama data tentang pelanggan. Para pelaku bisnis industri 4.0 akan memanfaatkan data para pelanggan untuk mengembangkan strategi perusahnan seperti pemasaran digital. Data mengenahi perilaku pelanggan/end user sangat mudah didapatkan.

Data-data yang berhubungan dengan industri manufaktur sangat mudah diakuisisi oleh para pelaku industri manufaktur, baik data mengenai pengadaan barang dari supplier, data proses produksi, sampai pengiriman ke pengguna akhir (end user).

Jika pada Industri sebelumnya data masih menjadi alat dan strategi pendukung saja, maka di Industri 4.0 ini, data telah menjadi alat dan strategi utama yang diterapkan perusahaan- perusahaan di dunia.

4. Sistem Ekonomi Baru Tercipta

Seperti yang kita ketahui bahwa revolusi industi 4.0 bertujuan untuk memenuhi perekonomian yang semakin dinamis. Dengan demikian secara otomatis akan menguatkan suatu sistem ekonomi yakni Kapitalis Industri.

Kapitalisme industri adalah adanya perubahan alur industri sebelum dan sesudah revolusi. Sebelum revolusi industri datang para pendagang adalah pelaku penting dalam perdagangan dan ekonomi.

Setelah revolusi industri masuk pihak terpenting adalah para individu pemilik modal beserta produk-produk meraka yang menghasilakan laba dan kekayaan. Para memilik modal memiliki kuasa yang begitu besar dalam mengatur sebuah perekonomian.

5. Industrialisasi Menyebabkan Masalah Baru

Dampak  revolusi industri yang menjadi perhatian cukup besar adalah dampak yang dihasilkan terhadap lingkungan. Contoh paling nyata adalah penggunaan batu bara dalam industri PLTU. Saat ini terdapat puluhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara tersebar dan beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. ide

PLTU melepaskan jutaan ton polusi tiap tahunnya seperti  timbal, arsenik, merkuri, kadmium dan partikel halus beracun lainnya, telah menyusup ke dalam paru-paru masyarakat. Ini harus menjadi fokus pihak terkait agar bisa menciptakan ide dan peluang usaha industri yang ramah lingkungan.