Categories
Artikel

5 Jenis Usaha Peternakan Menguntungkan yang Bisa Dilakukan di Rumah

Jika anda ingin memulai sebuah usaha namun masih bingung mau usaha apa. Jenis Usaha peternakan bisa menjadi pilihan usaha yang tepat. Bisnis usaha peternakan jika dijalankan dengan baik dan benar akan meghasilkan keuntungan yang menjanjikan.

Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki dua musim, hal ini membuat Indonesia menjadi surga untuk banyak jenis hewan, tidak terkecuali jenis hewan ternak. Banyak jenis hewan yang bisa diternakkan, hewan darat maupun hewan air.

Beberapa jenis hewan ternak seperti sapi, kambing, kerbau, unggas, dan lainnya serta hewan ternak air seperti lele, nilai, mujair, bawal. hewan-hewan tersebut mudah untuk hidup dan berkembang di Indonesia.

Alasan tersebutlah yang membuat ide usaha peternakan sangat menggiurkan untuk dilakukan. Alam yang mendukung serta banyaknya pilihan jenis usaha peternakan, tidak ada alasan lagi untuk berfikir dua kali untuk memulai bisnis ini.

Sudah banyak jenis usaha peternakan yang ada di Indonesia. Usaha peternakan yang popupler seperti ternak kambing, domba, sapi, kerbau, dan jenis unggas-unggasan.

Biasanya satu jenis hewan ternak memiliki banyak variasi, Contonya kambing, memiliki banyak variasi seperti kambing jawa, kambing kacang, kambing PE, kambing Ettawa dan masih banyak jenis variasi lainnya.

Sebelum memulai usaha peternakan tentunya harus tahu dahulu jenis hewan apa yang ingin anda budidayakan. Selain itu harus tahu bagian hewan apa yang ingin dimanfaatkan.

Misalnya jika ingin ternak kambing potong. Anda harus mencari jenis kambing yang mempunyai kualitas daging yang baik. Atau jika kambing untuk memanfaatkan susunya, jenis kambing apa yang bisa menghasilkan susu banyak.

5 Jenis Usaha Peternakan

Sudah banyak masyarakat yang menjalani usaha perternakan baik dalam sekala kecil sampai besar. Di Indonesia sendiri kebutuhan akan hasil pertenakan sangat tinggi. Pasar dalam negeri belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat akan hasil perternakan seperti daging. Sehingga masih impor daging dari negara lain seperti Selandia Baru.

Berikut kami informasikan jenis usaha peternakan yang menjanjikan dan menguntungkan pasti. Mulai dari jenis ternak hewan darat maupun air.

1. Usaha Peternakan Kambing Etawa dan Peranakannya

jenis usaha peternakan

Kambing etawa atau kambing jamnapari adalah jenis kambing yang berasal dari daerah Etawah, India yang dibawa oleh Belanda pada tahun 1930 an. Presiden Soekarno dikabarkan juga pernah membawa kambing etawa dari India ke Indonesia.

Kambing etawa mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dan telinga yang panjang. Kambing etawa jantan bisa memiliki bobot hingga 120 kg, sedangkan betina mencapai 90 kg. Jenis kambing ini biasanya di ternak untuk dimanfaatkan susunya, namun ada jugan yang memanfaatkan dagingnya.

Namun masyarakat Indonesia banyak yang keliru menyebut kambing etawa, biasanya yang dimaksud etawa oleh masyarakat adalah peranakan etawa (PE).

Di Indonesia yang banyak diternak adalah kambing peranakan etawa (PE). Jenis kambing peranakan etawa (PE) adalah hasil kawin silang antara kambing etawa jamnapari dengan kambing lokal.

Daerah yang terkenal dengan kambing etawa adalah Kaligesing, Puworejo, Jawa Tengah dan Daerah Senduro di kaki gunung Semeru, Jawa Timur. Saking populernya kambing etawa dari dua daerah tersebut muncullah sebutan jenis kambing etawa kaligesing dan kambing etawa senduro.

Kambing etawa kaligesing sangat banyak diminati oleh para peternak kambing. Para pembeli rela datang dari luar daerah bahkan luar pulau untuk mendapatkan jenis kambing unggulan etawa ras kaligesing ini. Ras etawa kaligesing juga sering diikutkan kontes, jika pernah juara maka harganya pun meninggkat.

Harga kambing etawa kaligesing bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta per ekor. Dikutip dari humas.jatengprov.go.id kambing etwa yang pernah ikut kontes dan menjadi juara bisa ditawar sampai 250 juta.

Sedangkan kambing etawa ras seduro juga tidak kalah unggul. Jenis kambing ini merupakan hasil silang kambing etawa india yang dibawa presiden Soekarno dengan kambing lokal Seduro, Lumajang. Beberapa keunggulan yang dimiliki kambing etawa seduro, diantaranya :

Keunggulan Kambing Etawa Senduro

  • Kambing etawa ras senduro memiliki tubuh yang lebih tebal. Ketebalan tubuhnya dapat dilihat dari depan dan dada kambing. Jadi tebal tubuhnya tidak hanya dari bulunya saja.
  • Kambing etawa senduro memiliki postur tubuh yang tinggi, panjang dan bagus,
  • Kambing ini bisa menghasilakan susu yang maksimal ketika diperah. Disebabkan karena memiliki ambih yang mirip ambih sapi, namun dengan ciri khusus yaitu kantong kapur. Kantong kapur mempunyai ketahanan yang kuat dan menghasilkan susu yang banyak.
  • Kambing etawa senduro selain dmanfaatkan daging dan susunya juga sering diikutkan kontes seperti kambing etawa kaligesing.
  • Memiliki harga yang lebih tinggi dibandingakan kambing bukan peranakan etawa lainnya. Disebabkan karena memiliki postur yang besar.

Jenis usaha peternakan kambing etawa dan peranakanya mempunyai prospek yang bagus. Anda bisa memulai dengan jumlah yang sedikit dulu, agar bisa belajar terlebih dahulu.

2. Usaha Peternakan Sapi

Sapi merupakan salah satu jenis usaha peternakan yang tekemuka. Hewan ini diperlihara dan dibudidaya untuk berbagai keperluan. Banyak yang bisa dimanfaatkan dari hewan ternak satu ini, seperti daging, susu, kulit, dan bagian lainnya.

jenis usaha peternakan

Satu-satunya daging yang memiliki harga tinggi di pasar adalah daging sapi. Tidak hanya lezat daging sapi juga mempunyai banyak manfaat dan bergizi. Mengonsumsi daging sapi sangat baik untuk kesehatan tubuh karena kandungan gizi pada daging sapi, seperti protein dan zat besi.

Jenis sapi yang dimanfaatkan dagingnya yaitu sapi potong, sedangkan sapi yang dipelihara dan dibudidayakan untuk diambil susunya adalah jenis sapi perah. Dari dua jenis sapi tersebut yang banyak di ternak atau dibudidayakan di Indonesia adalah jenis sapi potong.

Karena semakin meningkatnya permintaan akan daging, jenis usaha peternakan sapi potong terbilang cukup menguntungkan. Dengan perkembangan teknologi juga mempermudah usaha peternakan sapi. Salah satunya adalah penggunaan mesin pemotong rumput yang akan mempermudah pemberian pakan ternak.

Berbicara menyenahi usaha ternak sapi, banyak jenis sapi potong yang beredar di pasaran. Berikut jenis adalah jenis sapi potong unggulan yang dirangkum pucamedia.id dari berbagai sumber.

1. Sapi Limousin

Sapi Limousin adalah jenis sapi potong yang banyak dibudidayakn di Indonesia. Jenis sapi ini berasal dari Eropa, tepatnya Perancis.Jenis sapi ini sudah ada sejak zaman dahulu. Terbukti ditemukannya gambar sapi ini pada zaman nenek moyang bangsa Perancis

Habitat hidup sapi Limousin di Perancis berada di daerah angat dingin, namun tetap bisa beradaptasi dengan alam. Selain itu karena peternak Perancis berjuang menjaga kualitas sapi, membuat mereka menjadi sapi potong dengan kualiatas daging yang baik.

Ukuran sapi Limousin sangat besar dan memiliki volume rumen atau perut. Hal tersebut membuat pertumbuhan sapi Limousin sangat cepat dan karena alasan tersebutlah menjadikan sapi potong ini unggulan.

Sapi Limousin bisa tumbuh per hari mancapai 1,1 kg. Bobot sapi limousin dewasa jantan mencapai 1.100 kg, sedangkan betina dewasa mencapai 500 kg.

2. Sapi Brahma

Brahma atau lebih dikenal dengan sapi Brahman berasal dari India sama seperti sapi Limousin. Sapi potong jenis ini memiliki ciri punuk besar kulit longgar dengan banyak lipatan di leher dan perut. Warna bulu putih abu-abu dan merah.

Sapi potong Braman memiliki fisik yang kuat sehingga peternak Amerika tertarik untuk membudidayakannya. Dengan memanfaatkan teknologi yang memadai peternak Amerika berhasil menjadikan sapi dengan kualitas daging yang sangat baik. Menjadikan Amerika terkenal sebagai pengimpor daging sapi Brahman.

Sapi potong jenis ini sangat menguntungkan untuk diternak. Memiliki kualitas yang lebih baik daripada sapi lokal. Pertumbuhan sapi brahma mencapai 0,8 kg per hari. Bobot sapi brahma jantan dewasa mancapai 800 kg sedangkan betina dewasa sekitar 500 kg.

3. Sapi Angus

Jenis usaha peternakan selanjutnya adalah sapi Angus. Sapi potong ini berasal dari dataran Eropa yakni Skotlandia. Memiliki ciri kulit bewarna hitam dengan bobot yang besar dan memiliki daya tahan tubuh yang baik karena mampu beradaptasi di segala cuaca.

Kualitas daging sangat baik karena memiliki kadar lemak yang rendah dan serat yang padat. Sapi Angus sering dijadikan penelitian sebagai indukan untuk dilakukan perkawinan silang agar menghasilkan anakan dengan kualiatas daging yang baik.

4. Sapi Bali

Sesuai dengan namanya sapi potong jenis ini merupakan sapi lokal, tepat nya dari pulau Bali. Memiliki ciri khusus yaitu kakinya yang bewarna putih. Sapi Bali sebenarnya berasal dari sapi liar sehingga jenis sapi potong ini memiliki tenaga yang kuat dan daya tahan tubuh yang baik.

Karena  memiliki tenaga yang kuat sapi bali selain dimanfaatkan dagingnya juga digunakan sebagai sapi pekerja. Sapi bali dapat tumbuh sampai 0,8 kg/hari. Bobotnya bisa mencapai 217kg pada umur sekitar 1,5. Harga sapi lebih rendah dibadingkan dengan sapi dari luar seperti sapi Brahman.

5. Sapi Madura

Satu lagi jenis sapi potong lokal yang bisa dibudidayakan yaitu sapi Madura. Sesuai namanya sapi ini berasal dari Madura, merupakan hasil kawin silang antara sapi Bali dan Zebu (sapi india berpunuk). Seperti kebanyakan sapi lokal, Sapi Madura memiliki tubuh yang relatif kecil.

Selain sebagai sapi potong, sapi Madura biasanya dimanfaatkat masyarakat untuk membantu pekerjaan misalnya membajak sawah atau ladang. Di Madura sendiri terkenal dengan tradisi pertunjukan karapan sapi oleh sebab itu sapi Madura sering digunakan.

3. Kambing Kacang

ternak

Jenis usaha peternakan selanjutnya adalah Kambing Kacang. Kambing kacang merupakan kambing ras unggulan yang pertam kali dikembangkan di Indonesia dan merupakan kambing lokal asli. Namun ada yang menduga bahwa kambing ini berasal dari India yang dibawa oleh orang Hindu ratusan tahun lalu.

Kambing Kacang biasa disebut masyarakat sebagai kambing jawa. Mampu beradaptasi dengan baik serta memiliki daya reproduksi yang sangat tinggi. Kambing Kacang merupakan jenis kambing pedaging baik jantan maupun betina.

Populasi kambing kacang di Indonesia cukup tinggi dan tersebar luas, terutama di pulau jawa. Memiliki ukuran tubuh yang relatif kecil, telinga yang kecil dan berdiri tegak, namun memiliki keunggulan dalam tingkat kelahiran. Sangat cocok untuk jenis usaha peternakan rumahan.

Masalah harga untuk kambing kacang bervariasi tergantung usia kambing. Berikut daftar harga kambing kacang per Januari 2020 dikutip dari ternakpertama.com

  • Kambing Kacang Jantan (usia 3-5 bulan) : Rp. 1.000.000
  • Kambing Kacang Jantan (usia 6-7 bulan) : Rp. 1.600.000
  • Kambing Kacang Jantan (usia 8-12 bulan) : Rp. 2.300.000
  • Kambing Kacang Jantan (usia 1-2 Tahun) : Rp. 2.600.000
  • Kambing Kacang betina (usia 3-5 bulan) : Rp. 800.000
  • Kambing Kacang betina (usia 6-7 bulan) : Rp. 1.300.000
  • Kambing Kacang betina (usia 8-12 bulan) : Rp. 1.800.000
  • Kambing Kacang betina (usia 1-2 Tahun) : Rp. 2.300.000

4.Ternak Lele

Jenis usaha peternakan yang masih memiliki peluang yang cerah dan prospek yang bagus adalah budidaya ikan lele. Memiliki konsumen yang tinggi dan banyak dijadikan sebagai bahan konsumsi serta usaha makanan ringan oleh masyarakat. Menjadikan usaha ternak lele semakin menarik untuk dijalani.jenis usaha

Menggunakan teknologi dan metode terkini  akan menghasilkan ikan lele berkualitas tinggi dan dapat bersaing di pasar. Permintaan ikan lele semakin meningkat khususnya di perkotaan. Ikan lele dipilih banyak orang sebagai pendamping nasi karena kaya akan nutrisi dan harga terjangkau.

Selain itu biaya operasional budidaya lele lebih rendah dibandingkan peternakan unggas. Untuk itu usaha budidaya lele bisa menjadi alternatif usaha yang menjanjikan.

Dalam menjalani usaha ikan lele dapat menggunakan tiga macam jenis kolam, yakni kolam tanah, kolam beton, dam kolam terpal. Kolam terpal adalah yang paling mudah dan murah. Bagi pemula untuk menjalani usaha ini harus dengan ketekunan dan keseriusan.

Selain itu harus memperhitungkan berbagai rencana untuk mengembangkan usaha peternakan lele anda. Berikut adalah berbbagai komponen yang harus diperhitungkan.

A. Asumsi

  1. Jumlah bibit yang dibesarkan sebanyak 1.978 ekor
  2. Ukuran bibit yang dibesarkan 7-8 cm
  3. Kolam yang digunakan kolam terpal bulat 1 buah diameter 2 meter
  4. Pembesaran satu periode selama 60 hari
  5. Daya hidup sampai dengan panen 93 %
  6. Penyusutan kolam selama 7 tahun (42 periode)
  7. Penyusutan peralatan selama 5 tahun (30 periode)
  8. Usaha dijalankan sendiri oleh pemilik
  9. Lahan milik sendiri

B. Analisis

  •  Biaya investasi
  • Pembuatan kolam
  • Pembelian aneka peralatan pendukung budi daya
  • Total biaya investasi
    • Biaya operasional per periode yang dibutuhkan
  • Biaya tetap meliputi
    • Penyusutan kolam dan
    • Penyusutan aneka peralatan pendukung budi daya
  • Biaya Variabel
    • Pembelian bibit
    • Pembelian pelet
    • Pakan tambahan (azolla)
    • Pembelian prebiotik

Itulah tadi beberapa hal harus diperhitungkan jika ingin memulai usaha peternakan ikan lele, terutama bagi pemula.

5. Peternakan Ayam Potongusaha

Jenis usaha peternakan yang tidak kalah menguntungkan adalah ternak ayam potong atau ayam pedaging. Usaha ternak ini memiliki prospek yang bagus. Mengingat kebutuhan akan daging ayam selalu ada, bahkan mengalami peningkatan di waktu tertentu.

Konsumen dari daging ayam adalah hampir semua kalangan masyarakat. Masyarakat sering membeli daging ayam karena harganya lebih murah dari daging lain seperti daging sapi. Permintaan daging ayam dari pengusaha kuliner juga semakin meningkat.

Dalam memulai usaha ternak ayam pasti setiap orang mengawatirkan bahwa usaha peternakannya akan mengalami kegagalan. Maka untuk mengantisipasi kemungkinan itu lakukan tips-tips berikut :

  • Buatlah kandang sesuai dengan kapasitas ayam yang dipelihara. Pastikan kandang ayam memiliki pencahayaan yang baik dan suhu udara tidak terlalu lembab.
  • Perhatikan bahan pendukung lainnya tersedia, seperti tempat pakan, tempat air, dan listrik untuk menunjang usaha ternak ayam.
  • Pada 14 hari pertama berikan perhatian yang lebih, karena ayam ayam sangat rentan pada saat masa-masa tersebut. Perhatikan juga kelembaban udara pada kandang, karena akan berpengaruh pada kondisi ayam.
  • Berikan pakan secara teratur dan jaga kondisi kandang tetap bersih. Bersihkan kandang dari kotoran dan sisa-sisa makanan.
  • Setelah melewati 14 hari pertama anak ayam semakin mudah dirawat. berikan makan 2-3 kali dalam sehari.
  • Berikan vaksin secara berkala, pada hari ke 7, hari ke 14, dan hari ke 21.
  • Berikan anti biotik dan vitamin pada saat 10 hari ayam akan dipanen.

Dalam menjalani usaha ternak ayam ini intinya harus dilakukan dengan sungguh-sungguh. Lakukan persiapan dan langkah-langkang secara matang termasuk semua kemungkinan yang terjadi terhadap ternak ayam.

Itulah jenis usaha peternakan yang bisa anda mulai dan lakukan di rumah. Selain 4 daftar jenis peternakan di atas, masih banyak lagi jenis peternakan yang bisa anda lakukan. Semoga artikel yang kami informasikan ini bermanfaat bagi anda.